Petualangan di Dunia Islami - Bagian 1
Petualangan di Dunia Islami
Oleh : Khansa Azizah Kamiliya
Sebuah buku yang kuidam-idamkan akhirnya terpegang manis oleh tanganku. Senyumku merekah. Akhirnya terbeli juga olehku. Sebuah buku Limited Edition yang berjudul "Petualangan di Dunia Islami".
Setelah memilih-milih buku, aku pun membayar belanjaanku dan bergegas untuk pulang ke rumahku yang tak jauh dari toko buku.
Sesampainya di rumah, aku menghubungi sahabatku, Shilla untuk datang ke rumahku. Tak lupa kuajak 2 temanku yang lain. Mereka ini kembar lho!
Tak lama kemudian, ketiga temanku datang. Siapa lagi kalau bukan Shilla dan si kembar!
"Ada apa Chia? Kok kayaknya penting?" tanya Shilla
"Iya. Aku ingin menunjukkan kalian ini!" seruku sambil mengacungkan buku yang baru kubeli.
"Waaah ...!" seru mereka."buku Petualangan di Dunia Islami!"
"Ayo kita baca bareng-bareng!" ucap Tia, saudara kembarnya Fia yang langsung merebut buku dari tanganku.
"Ayo!" sahut yang lain. Belum saja membuka bungkus buku, mamaku memanggil.
"Chia, apakah temanmu ada disana? Langit sudah mendung. Apakah mereka tak pulang?"
"Oh, Chia. Kami pulang dulu, ya! Langit sudah mendung, nih! Bye!" ucap Shilla mewakili yang lain. Mereka pun pulang.
"Yah, yang lain udah pada pulang, nih! Apa aku buka buku ini sendirian aja? Ya sudahlah, aku buka sendiri aja!"ucapku pada diri sendiri. Lalu aku pun membuka bungkus buku yang masih melekat pada buku.
Lalu aku membaca satu per satu kata yang ada di buku itu. Ceritanya seru sekali! Siapa sih, pengarang buku ini? Aku pun membuka halaman paling belakang. Biasanya ada biodata penulis. Setelah ketemu aku pun membaca biodata penulis buku yang sedang kupegang :
Assalamu'alaikum...
Halo! Namaku Almira Syahidah. Panggil saja Mira. Aku tinggal di kota Al-Islamiyah. Oh, ya! Ini buku karyaku yang ke 40. Banyak ya? He... He... He...
Hah? Kota Al-Islamiyah? Gak ada kota yang namanya kayak gitu! Aneh!
"Chia! Ayo turun! Makan dulu!" seru mama dari lantai bawah.
Aku tersentak. Oh iya! Aku belum makan. Hehe ... aku makan dulu ya! Tenang, aku nanti kembali lagi kok! Di bagian 2. Jangan lupa baca bagian 2, ya! Bye!
Oleh : Khansa Azizah Kamiliya
Sebuah buku yang kuidam-idamkan akhirnya terpegang manis oleh tanganku. Senyumku merekah. Akhirnya terbeli juga olehku. Sebuah buku Limited Edition yang berjudul "Petualangan di Dunia Islami".
Setelah memilih-milih buku, aku pun membayar belanjaanku dan bergegas untuk pulang ke rumahku yang tak jauh dari toko buku.
Sesampainya di rumah, aku menghubungi sahabatku, Shilla untuk datang ke rumahku. Tak lupa kuajak 2 temanku yang lain. Mereka ini kembar lho!
Tak lama kemudian, ketiga temanku datang. Siapa lagi kalau bukan Shilla dan si kembar!
"Ada apa Chia? Kok kayaknya penting?" tanya Shilla
"Iya. Aku ingin menunjukkan kalian ini!" seruku sambil mengacungkan buku yang baru kubeli.
"Waaah ...!" seru mereka."buku Petualangan di Dunia Islami!"
"Ayo kita baca bareng-bareng!" ucap Tia, saudara kembarnya Fia yang langsung merebut buku dari tanganku.
"Ayo!" sahut yang lain. Belum saja membuka bungkus buku, mamaku memanggil.
"Chia, apakah temanmu ada disana? Langit sudah mendung. Apakah mereka tak pulang?"
"Oh, Chia. Kami pulang dulu, ya! Langit sudah mendung, nih! Bye!" ucap Shilla mewakili yang lain. Mereka pun pulang.
"Yah, yang lain udah pada pulang, nih! Apa aku buka buku ini sendirian aja? Ya sudahlah, aku buka sendiri aja!"ucapku pada diri sendiri. Lalu aku pun membuka bungkus buku yang masih melekat pada buku.
Lalu aku membaca satu per satu kata yang ada di buku itu. Ceritanya seru sekali! Siapa sih, pengarang buku ini? Aku pun membuka halaman paling belakang. Biasanya ada biodata penulis. Setelah ketemu aku pun membaca biodata penulis buku yang sedang kupegang :
Assalamu'alaikum...
Halo! Namaku Almira Syahidah. Panggil saja Mira. Aku tinggal di kota Al-Islamiyah. Oh, ya! Ini buku karyaku yang ke 40. Banyak ya? He... He... He...
Hah? Kota Al-Islamiyah? Gak ada kota yang namanya kayak gitu! Aneh!
"Chia! Ayo turun! Makan dulu!" seru mama dari lantai bawah.
Aku tersentak. Oh iya! Aku belum makan. Hehe ... aku makan dulu ya! Tenang, aku nanti kembali lagi kok! Di bagian 2. Jangan lupa baca bagian 2, ya! Bye!